Monday, September 19, 2011

Apa itu CSS?


CSS merupakan singkatan dari Cascading Style Sheet. Kegunaannya adalah untuk mengatur tampilan dukumen HTML, contohnya seperti pengaturan jarak antar baris, teks, warna dan format border bahkan penampilan file gambar.


CSS dikembangkan oleh W3C, oraganisasi yang mengembangkan teknologi internet. Tujuannya tak lain untuk mempermudah proses penataan halaman web.

Perlu diingat, CSS hanyalah berupa kumpulan script yang tujuannya bukan untuk menggantikan HTML, melainkan pelengkap agar dokumen HTML bisa tampil lebih cantik dan dinamis.

Sejak awal ditemukan CSS pada awal dekade 90an, CSS terus dikembangkan dan diserap oleh web developer. Hingga saat ini versi CSS telah mencapai versi ke-3.

Kode CSS bersifat lintas platform, yang berarti script ini dapat dibaca oleh berbagai macam sistem perasi dan browser. Hanya saja browser seperti Internet Explorer seringkali salah mengartikan script CSS yang menyebabkan tidak sempurnanya tampilan dokumen HTML. Script CSS perlu dioptimalkan agar tampilan maksimal pada web browser internet explorer.

Sunday, September 18, 2011

Cara Kerja PHP

Cara kerja aplikasi web yang ditulis dengan PHP dapat diilustrasikan dengan gambar dibawah ini:


Berikut adalah keterangan dari gambar diatas:
  1. User menulis http://pemrograman4web.blogspot.com ke dalam address bar dari web browser (IE, Mozilla Firefox, Chrome dll).
  2.   Web browser  mengirimkan pesan di atas ke komputer server (http://pemrograman4web.blogspot.com) melalui internet, meminta halaman index.php  (default dari halaman web).
  3. Web server (misalnya apache), program yang berjalan dikomputer server , akan menangkap pesan tersebut, lalu meminta interpreter PHP (program lain yang juga berjalan di komputer server) untuk mencari file index.php dalam disk drive. 
  4. Interpreter PHP membaca file index.php dari disk drive. 
  5. Interpreter PHP akan menjalankan perintah-perintah atau kode PHP yang ada dalam file index.php. Jika kode dalam file index.php melibatkan akses terhadap database (misalnya MySQL) maka interpreter PHP juga akan berhubungan dengan MySQL untuk melaksanakan perintah-perintah yang berkaitan dengan database.
  6. Interpreter PHP mengirimkan halaman dalam bentuk HTML ke Apache
  7. Melalui internet, Apache mengirimkan halama yang diperoleh dari Interpreter PHP ke Komputer User sebagai  respon atas permintaan yang diberikan. 
  8. Web browser dalam komputer user akan menampilkan halaman yang dikirim oleh Apache.

Sekilas Tentang PHP


PHP adalah salah satu bahasa pemrograman skrip yang dirancang untuk membangun aplikasi web.  Ketika dipanggil dari web browser, program yang ditulis dengan PHP akan di-parsing  di dalam web server oleh interpreter PHP dan diterjemahkan ke dalam dokumen HTML, yang selanjutnya akan ditampilkan kembali ke web browser. 

Karena pemrosesan program PHP dilakukan di lingkungan web server, PHP dikatakan sebagai bahasa sisi server (server-side). Oleh sebab itu, seperti yang telah dikemukakan sebelumnya, kode PHP tidak akan terlihat pada saat user memilih perintah “View Source” pada web browser yang mereka gunakan . Selain menggunakan PHP, aplikasi web juga dapat dibangun dengan Java (JSP – JavaServer Pages dan Servlet), Perl maupun ASP (Active Server Pages).

Meskipun PHP 5 dapat digunakan untuk membuat aplikasi CLI (Command Line Interface) dan juga aplikasi Desktop, namun pada umumnya orang menggunakan PHP untuk tujuan pembuatan aplikasi web.

Gambaran Global Aplikasi Web

Aplikasi web adalah aplikasi yang disimpan dan dieksekusi di lingkungan web server. Setiap permintaan yang dilakukan oleh user melalui aplikasi klien (web browser) dan direspon oleh aplikasi web dan hasilnya akan dikembalikan lagi ke hadapan user.  

 Dengan aplaikasi web, halaman yang tampil di layar web browser  dapat bersifat dinamis, tergantung dari nilai data atau parameter yang dimasukkan oleh user.  Komunikasi antara web browser dan aplikasi web  dapat digambarkan seperti berikut:
Seperti yang tampak pada gambar diatas bahwa aplikasi web dapat juga digunakan untuk mengakses file-file yang bersifat statis (misal: dokumen HTML, file gambar maupun file teks).
Berbeda dengan dokumen HTML dan kode pemrograman client-side lainnya (misal: JavaScript dan VBScript), kode dari aplikasi web tidak dapat dilihat atau dibaca oleh user.


Friday, August 5, 2011

Struktur Dasar HTML

Struktur Dasar HTML adalah sebagai berikut:

<html>
<head>
<title>Judul</title>
<body>
  Isi dari Web
</body>
</html>

Ini merupakan struktur dasar dari HTML. Dan hampir semua web yang ada di internet menggunakan ini.

Penjelasan: 
a. Tag
     Yaitu text khusus (markup) yang berupa dua karakter yang saling berpasangan yaitu "<" dan ">". Contohnya adalah pada tag <html>, diapit oleh "<" dan ">". Tag ini biasanya juga berpasangan pembuka dengan penutup. misal <html> sebagai pembuka dan </html> sebagai penutup. Penutup tag biasanya diikuti dengan tanda "/" setelah "<".

b. Element
     Element terdiri dari tiga bagian, yaitu pembuka, isi dan penutup. Contohnya adalah pada bagian <title> pada halaman web.
<title> [sebagai pembuka]
      Isi  [berupa isi dari web]
<title> [sebagai penutup]

contoh penulisan yang benar:
<head>
  <title>
    .............................
  </title>
</head>

Contoh penulisan yang salah:
<head>
   <title>
     ......................
   </head>
</title>

c. Attribute
      Attribute mendefinisikan property dari suatu element HTML, yang terdiri atas nama dan nilai. Penulisannya adalah sebagai berikut:
<TAG>
   nama-attr="nilai-attr"
   nama-attr="nilai-attr"
   .................
   .................

</TAG>
Secara umum nilai attribute harus berada dalam tanda petik satu atau dua. Sebagai contoh, untuk membuat warna teks menjadi kuning dan latarbelakang halaman web menjadi hitam, penulisannya adalah <body bgcolor="black" text="yellow">

d. Element HTML
Menyatakan pada browser bahwa dokumen Web yang digunakan adalah HTML.

Sintaks:
<html>
..........
</html>

e. Element HEAD
Merupakan kepala dari dokumen HTML. Tag <head> dan tag </head> terletak di antara tag <html> dan tag </html>.

Sintaks:
<head>
...........
</head>

f. Element TITLE
Merupakan judul dari dokumen HTML yang ditampilkan pada judul jendela browser. Tag <title> dan tag </title> terletak di antara tag <head> dan tag </head>.

Sintaks:
<title>
.........
</title>

g. Element BODYElement ini untuk menampilkan isi dokumen HTML. Tag <body> dan tag </body> terletak di bawah tag <head> dan tag </head>.
Element BODY mempunyai attribute-attribute yang menspesifikasikan khususnya warna dan latarbelakang dokumen yang akan ditampilkan pada browser.

Sintaks:
<body text="v" bgcolor="w" background="uri" link="x" alink="y" vlink="z">
..............
</body>
Attribute text memberikan warna pada teks, bgcolor memberikan warna pada latarbelakang dokumen HTML, background memberikan latarbelakang dokumen HTML dalam bentuk gambar, link memberikan nilai warna untuk link, alink memberikan warna untuk link yang sedang aktif, vlink memberikan warna untuk link yang telah dikunjungi.
Jika attribute bgcolor dan background keduanya dispesifikasikan maka attribute background yang akan digunakan, akan tetapi jika nilai attribute background (gambar) tidak ditemukan pada dokumen HTML maka attribute bgcolor yang akan digunakan.

Thursday, August 4, 2011

Pengenalan MySQL

MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.


Tidak sama dengan proyek-proyek seperti Apache, dimana perangkat lunak dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk kode sumber dimiliki oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia MySQL AB, dimana memegang hak cipta hampir atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah: David Axmark, Allan Larsson, dan Michael "Monty" Widenius.

Keistimewaan MySQL

  1. Portabilitas. MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, Amiga, dan masih banyak lagi.
  2. Perangkat lunak sumber terbuka. MySQL didistribusikan sebagai perangkat lunak sumber terbuka, dibawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan secara gratis.
  3. Multi-user. MySQL dapat digunakan oleh beberapa pengguna dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.
  4. 'Performance tuning', MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.
  5. Ragam tipe data. MySQL memiliki ragam tipe data yang sangat kaya, seperti signed / unsigned integer, float, double, char, text, date, timestamp, dan lain-lain.
  6. Perintah dan Fungsi. MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam perintah (query).
  7. Keamanan. MySQL memiliki beberapa lapisan keamanan seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta sandi terenkripsi.
  8. Skalabilitas dan Pembatasan. MySQL mampu menangani basis data dalam skala besar, dengan jumlah rekaman (records) lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 milyar baris. Selain itu batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya.
  9. Konektivitas. MySQL dapat melakukan koneksi dengan klien menggunakan protokol TCP/IP, Unix soket (UNIX), atau Named Pipes (NT).
  10. Lokalisasi. MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada klien dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa. Meski pun demikian, bahasa Indonesia belum termasuk di dalamnya.
  11. Antar Muka. MySQL memiliki antar muka (interface) terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).
  12. Klien dan Peralatan. MySQL dilengkapi dengan berbagai peralatan (tool)yang dapat digunakan untuk administrasi basis data, dan pada setiap peralatan yang ada disertakan petunjuk online.
  13. Struktur tabel. MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE, dibandingkan basis data lainnya semacam PostgreSQL ataupun Oracle.