Wednesday, July 18, 2012

Kedatangan Bangsa Eropa di Indonesia

Perubahan di Eropa dan Asia Barat dalam Kaitannya dengan Upaya-upaya Bangsa Eropa Mencari Jalan Langsung ke Indonesia

A. Perang Salib
Perang salib merupakan suatu balasan Ksatria Kristen yang melarang peziarah Kristen ke kota suci Yerussalem. Perang ini merupakan gerakan massa tentara salib dari Eropa yang terdiri atas biarawa, bangsawan, rakyat dan budak-budak belian dengan lencana salib dibahunya.

B. Tujuan Perang Salib
1. Merebut kota suci dari kekuasaan bangsa Turki
2. Agar orang Kristen dapat berziarah kekota Yerussalem

Tokoh-tokoh Tentara Salib yang Terkenal:
1. Paus Urbanus II, yang mengajukan merebut Yerussalem dari Turki
2. Godfrey Boulton (Pelindung makam suci), tahun 1099 berhasil menduduki kota Yerussalem

Tokoh Islam terkenal dalam perang salib adalah Sultan Salahudin dari Mesir yang tahun 1187 dapat menguasai Yerussalem.
Tahun 1453, kota dagang Konstatinopel jatuh ketangan bangsa Turki. Sejak itu perdagangan Spanyol dan Portugis dilarang berdagang dilaut tengah. Maka putuslah hubungan antara Eropa dengan Asia.

C. Akibat Perang Salib
1. Bangsa Turki menguasai laut tengah
2. bangsa Eropa tidak berdagang dilaut tengah
3. Bangsa Spanyol berusaha mencari pusat rempah-rempah yang dipelopori bangsa Portugis dan Spanyol

D. Penjelajahan Samudra
Pada akhir abad ke 15 berkembang paham yang berhaluan untuk maju, dimana pemikiran-pemikiran mereka menghasilkan banyak penemuan-penemuan baru dibidang pengetahuan dan teknologi, misalnya:
1. Teori Copernicus untuk menyatakan bahwa bumi itu bulat
2. Kisah perjalanan Marcopolo yang terdapat dalam buku Imago Mudi (anggapan tentang dunia)
3. Penemuan kompas, navigasi, mesiu, peralatan pelayaran

Berdasarkan perjanjian Tordesillas, dunia dibagi menjadi dua kekuasaan. Dunia timur untuk Portugis dan barat untuk Spanyol.

1. Penjelajahan samudra Bangsa Portugis
a. Bartolomeus Diaz
Berlayar dari Lisabon 1948, terdampar diujung selatan Afrika. Kapalnya dihantam badai. Daerah ini dinamakan Tanjung Topan, lalu oleh Raja Johan II diganti nama menjadi Tanjung Harapan.
b. Vasco da Gama
Tahun 1498 bertolak dari Lisabon dan berhasil mencapai Kalikut (Goa) India. Dikota ini Vasco da Gama membuka kantor dagang
c. Alfonso d' Albuquerque
Ekspedisi Alfonso tahun 1511 berhasil merebut kota pelabuhan Malaka
d. De Abreu
Setelah berhasil menunjukkan Kesultanan Malaka, ekspedisi Portugis melanjutkan ekspedisi ke Maluku dibawah pimpinan De A 'breu. Tiba di Maluku 1512

2. Penjelajahan Samudra Bangsa Spanyol
a. Ekspedisi Christoporus Colombus
Dengan tiga buah kapal, Santa Maria, Pinta dan Nina pada tahun 1492 ekspedisi Colombus berupaya mencari India dengan berlayar kearah barat melalui laut Altantik. Rombongan mereka sampai ke kepulauan Bahama (penduduk disini dinamakan oran India). Emerigo Vespucci adalah orang Italia yang mengadakan penyelidikan dan penelitian terhadap daerah itu. Benua itu kemudia diberi nama Amerika.
b. Ferdinans Maggelhans
Pada tahun 1519 ekspedisi Maggelhans menyusuri pantai Amerika keselatan, melalui sebuah selat diujung selatan benua Amerika kemudia berlayar kearah barat mengarungi samudra Pasifik. Tahun 1521 mereka mecapai kepulauan Massava. Untuk menghormati raja Spanyol Philip II, maka pulau itu dinamakan Philipina. Pelayaran Maggelhans, didampingi sastrawan Italia Piafetta dan kapten Yuan Sebastian del Cano. Orang-orang Spanyol di Philipina mendapat perlawanan orang-orang Mactan. Maggelhans tewas, ekspedisi dilanjutkan dibawah pimpinan Yuan Sebastian del Cano.
Tahun 1521 mereka mencapai kepulauan Maluku dan terbuktilah bahwa bumi itu bulat. Ekspedisi pertama mengelilingi dunia ini dikenal dengan ekspedisi Maggelhans-Cano.
Jejak-jejak para pelaut Portugis dan Spanyol ini kemudian dikuti oleh pelaut-pelaut dari Belanda, Inggris dan Perancis dll.

Proses dan tujuan kedatangn bangsa-bangsa Eropa di Indonesia
Sejak dulu Indonesia menjadi pusat perhatian dunia, terutama dengan hasil buminya berupa rempah-rempah yang dipasarkan oleh pedagang Cina, Persia dan Arab untuk dipasarkan dikota Konstatinopel. Namun dengan jatuhnya kota tersebut ketangan Turki 1453, menyebabkan rempah-rempah sulit didapat di Eropa, maka dengan disponsori bangsa Portugis dan Spanyol melakukan ekspedisi laut mencari tempat asal rempah-rempah.
Pada mulanya ekspedisi mereka bermotif ekonomi dan menyebarkan agama Kristen, namun lama-kelamaan berkembang menjadi imperalisme.

Sistem penjajahan semacam ini bertujuan 3 G yaitu:
1. Mencari kekayaan (Gold)
2. Mendapatkan kejayaan bagi negara (Glory)
3. Menyebarkan agama (Gospel)
Untuk mencapai tujuan tersebut, Portugis memakai beberapa cara terutama melalui monopoli perdagangan. Misalnya permintaan monopoli dagang di Malaka yang ditolak Sultan Malaka Mahmud Syah menyebabkan Malaka dikuasai Portugis.

Hal ini membawa dampak:
a. Malaka tidak lagi didatangi para pedagang Islam
b. Perubahan jalur pelayaran lewat pantai barat Sumatera, melalui selat Sunda
c. Aceh berkembang sebagai pelabuhan dagang baru.
Sedangkan Belanda pertama kali datang di Indonesia pada tahun 1596 dibawah pimpinan Cornellis de Houtman dengan mendarat di Banten. Menyusul ekspedisi Belanda kedua tahun 1598 dipimpin oleh Yacob van Neck.

Adapun faktor pendorong bangsa Belanda datang ke Indonesia adalah:

  1. Belanda kehilangan mata pencahariannya di Eropa karena ditutupnya pelabuhan Lisabon oleh Spanyol
  2. Turki menetapkan pajak masuk yang tinggi terhadap kapal-kapal asing yang berlabuh di Konstatinopel.
Pada tahun 1602 atas nasehat Yohan van Olden Bernevelt, bangsa Belanda membentuk persekutuan dagang VOC.
Tujuannya:

  1. Menghindari persaingan dagang antar pedagang Belanda sendiri
  2. Mengatasi persaingan dagang dengan pedagang Eropa yang lain
Untuk memperlancar gerak VOC diangkatlah seorang pemimpin berpangkat gubernur jenderal. Gubernur jenderal pertama adalah Pieter Both.
Oleh pemerintah Belanda VOC diberi hak-hak istimewa (hak oktrol) meliputi:

  1. Hak monopoli
  2. Hak menyatakan perang
  3. Hak memiliki tentara sendiri dan mendirikan benteng-benteng
  4. Hak mencetak uang dan mengedarkan
  5. Hak untuk melaksanakan perjanjian dengan kerajaan-kerajaan di Indonesia
Semula hubungan dagang antara VOC dengan penduduk dan raja-raja di Indonesia berlangsung baik, namun kemudia menjadi permusuhan sebab Belanda sangat merugikan bangsa Indonesia, yaitu:

  1. Mengusai kerajaan-kerajaan di Indonesia
  2. Menguasai pelabuhan-pelabuhan penting
  3. Menerapkan monopoli perdagangan (terutama rempah-rempah)


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

0 komentar :

Post a Comment

Jika ada pertanyaan, link mati, dan ucapan terima kasih, silahkan isi di kotak komentar...

Jangan lupa laporkan Link mati di tiap postingan! Kami tidak sempat untuk melakukan pengecekan satu persatu.

Site Meter